Sleman (MAN 3 Sleman)—Dalam setiap organisasi atau lembaga apapun serah terima jabatan adalah hal yang sudah lazim dilakukan. Dan hal ini penting untuk dilakukan, agar metamorfosis organisasi berjalan secara sehat. Seperti terlihat pada Selasa (8/10) di Ruang Perpustakaan MAYOGA, MBL (Mayoga Books Lover) melaksanakan prosesi serah terima jabatan kepengurusan MBL dari periode 2018/2019 ke periode 2019/2020.

Dengan dipimpin langsung oleh Kepala Perpustakaan MAN 3 Sleman, pengucapan ikrar oleh (BPH) Badan Pelaksana Harian MBL 2019/2020 berlangsung tertib. Yang kemudian disusul dengan pengucapan Dasa Tekad MBL oleh anggota MBL 2019/2020 dengan dipimpin oleh Presiden MBL, sebutan untuk ketua MBL. Dan dengan disaksikan oleh kepala perpustakaan, pembina MBL, pengelola perpustakaan, dan para anggota MBL, maka prosesi serah terima jabatan dan pewarisan, serta tanda tangan surat serah terima jabatan dilangsungkan dengan penuh khidmat.

MBL sendiri merupakan salah satu cabang ekstakurikuler di MAN 3 Sleman sebagai wadah kegiatan bagi siswa yang memiliki kegemaran dan hobi yang sama, yakni suka membaca dan suka nongkrong di perpustakaan. Bisa dibilang MBL adalah sebuah genk, tetapi genk yang positif. Banyak program kerja yang sudah dan akan terus mereka kerjakan, baik program intern (Dari MBL untuk MBL) maupun program ekstern (Dari MBL untuk Semua).

Dengan berpegang pada semboyan MBL “Bukan Generasi Tulalit”, Eka Prasetya, Ketua MBL 2019/2020 mengajak segenap pengurus harian dan para anggota untuk menguatkan tekad demi MBL yang berkemajuan. Seperti yang tertuang dalam pidato sambutannya, “Regenerasi adalah keniscayaan. Mari kita siapkan diri mengemban amanah ini untuk melanjutkan visi bersama. Dengan harapan baik, semoga ke depan program-program MBL akan semakin menebar hikmah dan manfaat bagi kita para anggota MBL maupun bagi teman dan saudara di sekeliling kita,” tandas Eka.

Sementara itu, Dra. Khusnul Daroyah, Kepala Perpustakaan MAN 3 Sleman memberikan apresiasi tinggi kepada para pengurus MBL baik periode 2018/2019 yang telah berjuang, berdedikasi untuk MBL, dan memberikan selamat kepada  pengurus MBL periode 2019/2020. “MBL dan perpustakaan adalah dua hal yang tidak terpisahkan. MBL adalah nafasnya perpustakaan, penggerak berbagai kegiatan perpustakaan, terutama dalam bidang literasi. Mari bersama-sama kita hidupkan kegiatan literasi di madrasah ini melalui program dan karya-karya kalian. Jangan pernah berhenti untuk mencintai buku dan perpustakaan, karena keduanya adalah sumber belajar sebagai bekal kalian untuk menggapai cita-cita,” demikian Khusnul memberikan motivasi dalam sambutannya. (Rta)