Mayoga (Sleman)-S eperti biasa, tiap tahun perpustaka an MAN Yogyakarta III (Mayoga) memilih pembaca terbaik dari kalangan siswa. Dua best reader Mayoga tahun 2016 telah terpilih, Ahmad Jauhar Wiyoko dan Dissa Afinanings ih (Kelas XI IPA 1) untuk putri dan putra. Setelah melalui seleksi pemilihan yang dilaksanak an pada Jumat, 16 Desember 2016, pukul 9.00 hingga 11.30 dengan presentasi atas esai yang dibuat, di hadapan dua juri. Bertindak sebagai juri, Toni Purwanti, M. Pd, Dra Rodatun Widayati, M.Pd dan Suwandi, M.Pd.

< p>Panitia lomba dua pustakawan Mayoga Rita Susanti, A.Md dan Hidayah Yuriningsi h, SIP menuturkan bahwa dari 730 siswa Mayoga, 10 siswa masuk nomina tor menja di best reader. Adapun kriteriany a adalah peminjam buku nonfiksi dan fiksi terbanyak selama setahun, frekuensi kunjung perpustaka an, kualitas buku yang dipinjam, dan keaktivan menyampaik an informasi buku yang dibaca. Kesepuluh siswa itu adalah Susi lestari (XI IPA 1, 111 buku), Brenda Hayuning Zaenardi (XI IPS 1, 54), Minar Triningsih (XI IPA 2, 42), Ahmad Jauhar Wiyoko (XI IPA 1, 41), Nurrokhim (XI IPA 1, 35), Dissa Afinanings ih (XI IPA 1, 34), Ragil Anggi Nurfadilah (XI IPA 2, 33), Heru Dwicahyon o (XI IPS 2, 31), Abdurahman Hakim (XI IPS 2, 25), dan Slamet Makhsun (X IPA 1, 20).

10 siswa ini selanjutny a bertugas membuat esai 2-4 halaman dengan tiga tema pilihan: Perpus takaan Madrasah Impianku, Suka Membaca itu Keren Rajin ke Perpustaka an itu Hebat , atau Surgan ya Mayoga adalah Perpustaka an. Kriteria penilaian esai meliputi kesesuaian tema, kualitas isi, tata bahasa, dan format penulisan. Selanjutny a presentasi esai dengan power point dengan penilaian penguasaan materi, kemampuan menjawab pertanyaan , penampilan , teknik penyampaia n, dan ketepatan waktu. Lama presentasi 7 menit dan tanya jawab dengan juri 8 menit. Setelah nilai esai dan presentasi digabung, maka nilai tertinggi semua 548 baik putra maupun putri. Ahmad Jauhar Wiyoko dari Parakan Temanggung dengan judul esai Detak Jantung Madrasahku dan Dissa Afinanings ih dari Pajangan Bantul yang ingin jadi dosen Kimia dan hafidz oh ini mengangkat judul Pohon Kehidupan Mayoga. Rencananya kedua esai ini akan dimuat di majalah Ultra Prima (UP) edisi 23.

Kepada best reader putra maupun putri menerima penyematan selempang, hadiah dan uang pembinaan dari Kepala Madrasah Nur Wahyudin Al Azis, S.Pd. pada saat apel masuk hari pertama Rabu, 4 Januari 2017 di halaman depan Mayoga, bersama dengan para peraih kejuaraan di berbagai lomba. Sedangkan 10 besar akan mendapat buku dan sertifikat dari perpustaka an.